in

Tawarkan Suasana Ngopi Dirumah, Jadi Andalan Coffee Joglo

Caption foto : Suasana café joglo saat malam hari

Sumogambar – Menyajikan karakteristik unik, dengan ornamen bangunan rumah tradisional Jawa, Coffee Joglo yang berada di Jalan Patimura Nomor 6, di Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menawarkan konsep berbeda dari kafe atau kedai kopi pada umumnya.

Dengan mengambil konsep ngopi ala omah (baca : rumah) sendiri. Coffee Joglo berusaha menarik minat sejumlah penikmat kopi dari berbagai kalangan.

Tempat kongkow satu ini, senantiasa memanjakan para pengunjung yang ingin merasakan suasana kafe yang dikemas dalam konsep bangunan tradisional jawa. Menerapkan ‘House of Creative Menu’ dengan memadukan desain interior kayu jati dan arsitek bercorak khas budaya Jawa. Memilih dominasi pernak-pernik berbahan dasar kayu membuat beda dengan kafe lainnya.

Kesan antik tercermin sejak memasuki area kafe ini, pengunjung langsung dimanjakan dengan ukiran kayu serta tembok yang disusun dari batu bata merah dan ada beberapa sangkar burung dan gantungan lampu semprong tertata rapi di depan meja bar.

Pramudita Widirespati selaku Owner Coffee Joglo menuturkan bahwa, konsep yang diterapkan di kafe ini memang beda dengan kedai kopi yang lainnya. Menurut sepengetahuan Widi, sekarang sudah terlalu mainstream dengan kafe yang bertemakan sama pada umumnya.

“Konsep ini sebenarnya seperti rumah kuno atau omah (rumah) Joglo Jawa tempo dulu. Jadi benar-benar pakai ornamen kayu jati asli dan diberi hiasan tanaman,” ujar pemilik yang akrab disapa Widi kepada tim sumogambar di Coffee Joglo.

Coffee Joglo yang kental dengan adat rumah tradisional Jawa ini juga menyesuaikan dengan lokasi yang berada tak jauh dari pusat keramaian kota santri. Lumayan banyak mahasiswa ataupun pengunjung dilingkup Jombang yang merasa penat dengan kebisingan pusat kota santri. Tentu kafe ini bisa dianggap menjadi solusi.

Ketika hari sudah menjelang senja menuju malam, terlihat hiasan dekorasi unik semakin mempercantik ornamen yang ada di kedai ini. Sejak pengunjung melangkahkan kaki di Coffee Joglo, pengunjung akan dimanjakan dengan dekorasi etnik rumah kuno.

Berbicara soal perut, sejumlah menu makanan yang disediakan di Coffee Joglo bisa menjadi solusi rasa lapar. Tak hanya menyajikan kopi, Makanan yang disajikan ala rumahan dengan dicampur oleh bumbu-bumbu rempah Jawa. Menjadikan menu andalan yang ditawarkan.

“Menu yang paling recommended disini itu, soto ubi yang kita buat beda dengan yang lainnya, kemudian sup kondro yang isinya ada tulang Iga yang dicampur dengan kuah berbumbu rempah-rempah,” ungkap Widi.

Selain menu makanan di Coffee Joglo, Widi juga menonjolkan aneka kopi-kopiannya dengan metode mesin dan manual brewing. Kedai ini juga menyediakan minuman non kopi dengan harga yang cukup terjangkau yaini minuman khas tradisionalnya bernama Joglo Sarabak, yang lebih memakai ramuan rempah-rempah Jawa, seperti STMJ serta ada gula aren (gula jawa).

Jadi dengan aneka kudapannya pun bervariatif, bisa jadi perpaduan minum dan nyemil yang pas untuk berkumpul bersama teman, keluarga, maupun relasi bisnis.

Owner Coffee Joglo yang masih berumur 22 tahun ini, sebelum membuka tempatnya sekarang. Ide yang dimilikinya sendiri pernah diterapkan saat membuka warung kopi giras. Jadi wawasan bidang kopi yang semakin modern menjadikan Widi belajar peracik kopi (barista) ketika berkuliah di Surabaya.

Widi juga mengaku, ngopi dengan suasana sunyi dan ketenangan lebih disukainya. Jauh dari polusi dan bisingnya kendaraan umum yang lalu lalang. Dengan memperlihatkan keindahan rumah tempo dulu, para pengunjung bisa santai duduk dibangku kayu sambil menikmati aneka menu makanan khas kafe dan kopi racikan barista sang pemilik kedai ini.

Memakai konsep rumahan kuno, kedai dekorasi unik dengan memperlihatkan alat musik klasik seperti kontra bass dan angklunng membuat para selebgram ingin mengabadikan foto diakun media sosialnya.
Tak jarang konsumen di Coffee Joglo ingin mengabadikan momen-momen berfoto selfi di spot-spot yang cocok bagi yang suka update Instagram.

“Interior tambahan ini sebetulnya alat-alat musik yang disukai orang tua saya hobinya koleksi barang antik dan kebetulan suka dengan seni. Jadi kita membuat orang disini beraa kayak ngopi dirumah dan pelanggan bisa merasakan ngopi sambil nongkrong sesantai mungkin disini,” papar pemilik yang memiliki hobi desain.

Coffee Joglo yang terbilang mungil dan klasik omahe wong jowo (rumah orang jawa). Ternyata kafe ini juga memberikan 2 tempat yang bisa dipesan oleh pengunjungnya seperti pada waktu acara-acara diskusi atau ulang tahun bisa ditempatkan di ruangan atas, yang lebih tepatnya untuk khusus reservasi ataupun untuk mengadakan rapat yang tertutup.

“Pelanggan bisa memesan tempat diruangan atas, tinggal memilih tempat yang tertutup atau yang terbuka. Seperti biasanya ada yang mengadakan rapat tertutup. Namun kalau untuk rapat sekedar pembahaasan biasa bisa ditaruh dibawah,” tegasnya.

Dalam promo yang diberikan Coffee Joglo saat soft opening pertama dibulan Juli 2018 dengan memberi diskon 50 persen pada setiap menunya. Sementara dihari tertentu Widi juga mengasikkan pelanggannya dengan memberikan tempilan live akustik dari band lokal dan elektun untuk pelanggan yang ingin berkaraoke. Jadi serasa nongkrong dirumah sendiri.

“Harapan saya untuk para pelanggan bisa mengedukasi ngopi dirumah sendiri serta bisa menerima menu yang ada di Caffee Joglo. Dan saya juga berharap tidak berhenti disini saja, dari Coffee Joglo juga bisa bercabang di luar kota Jombang,” terangnya.

Meskipun tempat ini berdekatan dengan kafe lainnya, tetap nuansa konsep rumah kuno yang diberikan oleh Owner Coffee Joglo kepada konseumen sangat berbeda sekali termasuk pelanggannya yang datang juga berbeda.

Salah satu pengunjung Merry (24) dari mahasiswa STKIP Jombang juga mengaku sangat menyukai konsep yang diterapkan oleh kafe ala rumah Jawa ini.

Menurutnya, selain menu favorit yang rata-rata enak ada disini. Merry juga memiliki menu spesial macha greentea disetiap ia berkunjung di Coffee Joglo.

“Kalo disini sih menunya enak-enak semua dan cukup terjangkau disemua kalangan. Untuk tempatnya juga asyik disini, lebih cocok kayak instens ngedate dengan pasangannya, atau juga kumpul bersama teman dan cocok untuk para keluarga juga,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Coffee Joglo ini buka mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Dan harga yang diberikan disetiap menunya relatif ditengah-tengah, jadi tidak terlalu menengah ke atas juga tidak menengah kebawah.

Bagikan:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Napak Tilas Sejarah Besutan

Bongkar Aktor Pemulus Kredit Fiktif KUR Bank Jatim Jombang, Lalui Penyelidikan Panjang